Sabtu, 14 April 2018

Hari 15 Matematika Ada Di Sekitar Kita

Hari ini Qyara main ke rumah Nenek Hadar dan Kai Norman di Tenggarong. Ayah Ibu mengantarkan oleh-oleh dari Malang, juga mengantarkan tongkat yang dulu pernah di pinjem untuk membantu Kai Yoyon berjalan karena keseleo.
Disana Qyara bertemu sepupu yang datang dari Australia. Xavier and Xander. Duo genius ini ganteng dan jago bahasa inggris. Ya karena Mother Tongue Daddy Maminya Inggris indonesia. Jadi hari rasanya lebih sering belajar bahasa inggris haha.Tapi bisa sih diselipkan matematika juga.
Tadi Xavier langsung mengajak kita main ke empang. Disana ada ikan. Dia bilang dengan logatnya yang bule kalau
"disini ada ikan banyak. Itu ada ikan satu."
Saya bilang
"Oh ada banyak, itu ada lagi.. satu dua."
Jadi ada berapa ikan yang terlihat? 3

Tiba-tiba kami dikagetkan dengan loncatnya kadal. Xavier mengatakan kalau itu bukan kadal itu grasshopper (belalang). Berbeda nak.
Berapa kaki kadal? 4
Kalau grasshopper ada 6 kakinya..

Kemudian saat mereka bertiga main tanah di pekarangan. Saya melihat belalang menempel di pintu. Saya panggil xavier
"Xavier.. i see grasshopper.. come here"
Lalu dia melihat belalang itu..
"No. That's not grasshopper.. that is praying mantis (belalang sembah/cangcorang)"
Lho beda ya? Aku aja ga tau bedanya. Hahaha. Anak pintaar.
Lalu mereka bertiga main dengan cangcorang itu. Senangnya Ayah juga ikut main. Ayah juga fasih bahasa inggris. Jadi anak-anak semakin lengket karena dimengerti ucapannya.
Saya pun masih paham, belum fasih benar. Kalau bicara dengan Xander ini dia harus bahasa inggris, bahasa indonesia belum terlalu paham. Namun Xander ini begitu pertama bertemu langsung nempel. He always said " I want ride motorbike. Motorbike run so fast"

Lucunya saat Qyara dan Xavier tiduran di karpet sambil menghadap langit. Xavier bilang,
"Okay, i want to tell bedtime story. Once upon a time, There is a big dinosaur. The End."
Hahahaha. Saya tertawa "Why your story is so short?" Qyara tersenyum kemudian bangun lagi dan berjalan.

Thank you Kak Xavier and Xander.

#Hari15
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs

KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Jumat, 13 April 2018

Hari 14 Matematika Ada Di Sekitar Kita

Terkadang anak kita rewel tanpa sebab. Di umur Kakak yang mungil belum bisa diq mengutarakan apa yang sedang diinginkan. Akhirnya bisa nangis atau malah tantrum. Dari itu, sebagai orang tua mesti kreatif dalam menenangkan anak kita.
Tadi pagi setelah mandi, Qyara rewel. Saya bingung kenapa ya di rewel hari ini. Dia berputar mencari mainan tapi tidak ketemu yang membuatnya betah. Menangislah ia dan juga minta "mimik".
Biasanya saat menyusu saya bacakan doa, saya dendangkan lagu atau main cilukba. Yang penting membuat mood Kakak kembali senang lagi.
Kali ini saya memilih matematika untuk menenangkan dia.
"Kakak, ada hewan berkaki 2 menggelitiki kakak"
Saya gelitik Kakak dari kaki sampai ke kepala. Dia tertawa. Hahaha. Tapi tetap sambil menyusu.
"Kakak, hewan apa yang berkaki 2. Apa yaaa..
Oh oh.. ada ayaam gelitik gelitiik.. ada bebek gelitik gelitik (favorit).. apa lagi yaa.. ada kodok punya kaki 2 dan tangan 2.. tapi kodok tal bisa gelitik.. kodok bisa lompat lompaaaat..."
Hahaha Kakak tertawa cekikikan.
"Hayoo apa lagi kaak.. hewan apa yang berkaki 4.. sapiii.. kudaa... kambing.. macam aum.. kucing pussss.. gelitik gelitiiiik"

Ya semacam itulah matematika sederhana kami. Dilakukan saat kapan saja.

#Hari14
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs

KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Kamis, 12 April 2018

Hari 13 Matematika Ada Di Sekitar Kita

Hari ini Ibu ditemani Qyara belanja di sebuah mini market. Swalayan itu lumayan lengkap. Belanja dapur ada, pakaian ada, alat masak ada dan mainan juga lengkap. Qyara dibebaskan untuk memilih mainan. Akhirnya kami memilih telepon dan alat masak masakan.
Sampai di rumah kami langsung main. Telepon ada angkanya ya.
"Kakak nomer telepon ibu ni ya.. 081xxxxxxx.. kemudian angkat gagangnya dan bilang "Haloo" begitu yaa.."
Qyara lebih fokus untuk memencet semua tombol. Karena tiap tombol menimbulkan bunyi.
Beralih ke mainan selanjutnya.
Alat masak berupa panci dan tutupnya, ada kompor dan ada sutilnya. Qyara suka buka tutup pancinya.
"Kakak ayo pasangkan mana panci dan tutupnya? Pancinya ada yang kecil dan yang besar, diameter berbeda-beda."
"Apa itu diameter?"
Mulailah kembali ke rumus matematika mengenai bentuk dan bangun.

Ah banyak sekali matematika di sekitar kita. Yuk eksplorasi lebih banyak.

#Hari13
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs

KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Rabu, 11 April 2018

Hari 12 Matematika Ada Di Sekitar Kita

Sarapan pagi.
Makan nasi dan lauk favoritnya, Tempe.
Kemarin ibu dari pasar juga dapat kerupuk favoritnya Ayah. Lengkap sudah.
Jadi sarapan tadi menyenangkan.
Tetiba enak makan. Ternyata kerupuknya patah jadi 2. Separuh bagian untuk kakak, sebagian lagi untuk Ibu. Kemudian kerupuk kaka patah lagi jadi 2. Seperempat bagian untuk kakak, seperempat lagi untuk Ibu. Ayah tetap utuh dapat 1 haha.

Berarti
berapa banyak kerupuk yang dihabiskan Ibu?
1/2 + 1/4 = 3/4
Berapa banyak kerupuk yang dihabiskan Qyara?
1/2 - 1/4 = 1/4

Dan bentuk kerupuk 1/4 ini membentuk geometri segitiga namun satu sisinya melengkung. Lucu menyenangkan.

Dan ini kita bisa ambil konsep matematika mengenai pecahan.

#Hari12
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs

KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Selasa, 10 April 2018

Hari 11 Matematika Ada Di Sekitar Kita

Pagi-pagi saat mandi. Si anak cantik mungkin sudah bosan dengan metode mandi sekarang. Mandi menggunakan ember dan gayung. Istilahnya mandi diguyur. Biasanya anak kecil mandi pakai bak ya. Kemudian masuk dan berendam. Ini karena Qyara sudah bisa berdiri akhirnya mandinya pakai metode guyur saja biar cepat. Eh ternyata, sepertinya dia kangen berendam. Akhirnya kaki Qyara mulai masuk ke ember, duduk dan berendam. Hmm senangnya.

Dia menganggap hal itu menarik. Saat posisinya berdiri, air hanya sampai lututnya. Saat dia berendam, kaki ditekuk dan badan masuk ke ember, air sampai ke dada. Hmm nyamannya. Dia lakukan itu berulang-ulang kali. Hahaha.

Dari sini, coba. Mengapa air berubah tingginya saat Qyara masuk ke dalam ember?

Itu karena volume ember dan air tetap. Sedangkan volume Qyara (badan) berubah mendesak air yang ada di dalam. Sehingga tampak air bisa naik dan turun. Dan main seperti membuat Qyara senang dan tidak mau beranjak dari kamar mandi. Haha

Volume Air + Volume Qyara = Volume Ember

Jika volume air dan ember tetap, maka volume Qyara yang bisa menentukan tinggi rendahnya air.

Nah jika volume air bertambah dan volume Qyara bertambah juga. Sedangkan volume ember tetap, maka air akan tumpah karena melebihi volume ember. Air tumpah pun terlihat menarik untuk anak-anak.

Dari itu saja, kita bisa mendapat konsep matematika dengan cara yang fun ya. Semoga bisa ketemu konsep matematika yang seru dan menyenangkan lainnya.

#Hari11
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs

KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Senin, 09 April 2018

Hari 10 Matematika Ada Di Sekitar Kita

Special Episode !!!

Pulang dari acara di Sangatta, Ibu sudah memohon ke Ayah untuk mampir bentar ke tugu equator. Karena bisanya kalau sudah high speed, susah berhentinya. Mumpung situasi saat datang tepat disana sore jadi tidak terlalu panas. Alhasil turunlah kami bertiga.
Jalan menanjak menyusuri anak tangga menuju ke sebuah bangunan mirip seperti lighthouse kecil. Berdiri kami di depan bangunan itu. Oh jadi disini titik 0 derajat. Pas tepat di khatulistiwa. Tidak lebih utara, tidak lebih selatan. Kita berada di titik 0 derajat bumi.

Dari sini lah bisa kami ambil konsep matematika juga. Bahwa bilangan, kecepatan, atau jarak, semua miliki TITIK ACUAN. Sejauh apapun kalian melangkah, kalian selalu kembali ke titik 0 ini. Kalau kamu mengukur berapa jarak tempuhmu sekarang. tentukan dimana KM 0 mu, disitulah kamu mulai mengukur.

Sekalipun kamu pergi ke 8 arah mata angin.
Titik 0 derajatmu adalah keluargamu.
Hahaha. Saya mencoba bikin Quotes. Ya semoga bisa mencerahkan.

Level Dasar
"Sedang berapa dimana kita?"
"Sebutkan 8 arah mata angin!"
"Apa itu garis bujur dan garis lintang?"
Level Terapan
"Bagaimana cara menetapkan besar lintang dan bujur?"
"Bagaimana menentukan jarak dari Kota A dan B menggunakan koordinat?"
"Berapa jarak tempuhnya?"
"Bagaimana pembagian zona waktu di dunia?"

Dan nanti pertanyaaanya akan lebih kepada geografi. Wah berarti matematika akan muncul di banyak mata pelajaran ya..



Namun dari pengamatan kami. Banyak sekali konsep matematika yang bisa digali dari kunjungan ke tempat bersejarah lainnya. Matematika itu benar ada disekitar kita. Bagaimana kita tak bisa menyukainya? Ayo teriakan! Saya cinta matematika!


#Hari10
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Minggu, 08 April 2018

Post 9 Matematika Ada Disekitar Kita

Hari ini Qyara lagi ikut family gathering di sangatta. Rame sekali. Dia bertemu banyak teman. Banyak buku dan mainan. Banyak balon dan banyak hadiah.

Qyara berkesempatan ikut lomba khusus bayi. Yaituuu lomba makan kerupuk. Hahaha.
Ketentuannya siapa yang paling banyak dan paling cepat makan kerupuk, dialah pemenangnya. Qyara telat startnya. Diantara bayi-bayi yang makan duluan, dia yang paling terakhir. Dia mulai ambil kerupuknya dan gigit satu-satu pinggirnya aja. Lawannya ya banyak yang sudah lebih tua umurnya, doyan dan kelaparan. Alhasil Qyara sukses menjadi juara harapan ketiga dari 6 peserta. Alias menang ga menang dapat hadiah. Selanjutnya Qyara asik main balon dan berlarian kesana kemari.

Level dasar
Dari sini, ada konsep-konsep matematika banyak.
Banyak sedikit
Cepat lambat
Tua muda
Juara satu dua tiga.
Juara harapan satu dua tiga.


Tapi yang terutama. Kita sekeluarga senang dengan adanya family gathering ini. Terima kasih. Moga bisa terlaksana yang lebih seru lagi yaa.



#Hari9
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Sabtu, 07 April 2018

Hari 8 Matematika Ada Disekitar Kita

Ibu sedang siap-siap packing untuk pergi menginap di Sangatta. Si kecil bergerak cepat untuk "bantu" ibu. Keasyikan sendiri ketika si anak tahu ada lemari pakaian dan mengeluarkan isinya. Aah jadinya berantakan lagi.
Ya udah ketimbang berantakannya tiada arti. Mari bangun konsep matematika.

Level dasar
"Kakak, ibu minta tolong ambil popok 5 ya. Ayo sambil dihitung."
Satuu.. duaaa.. tiga..empat.. lima..
"Ya.. Jika sudah, popoknya berikan ke Ayah ya."
Setelah dimasukkan ke koper.
"Kakak, ternyata kurang. Ibu minta tolong ambilkan 3 lagi ya."
Satu.. dua.. tiga.. empat..
"Kakak terlalu banyak. Ayo dikembalikan 1 kak."

Begitu packing popoknya sudah selesai. Anak cantik masih sibuk mengeluarkan popok yang ada di dalam. Kemudian di masukkan lagi. Hasilnya sudah tak karuan. Tapi patut diapresiasi kalau dia ada benih tanggung jawab terhadap mainannya.

Tuk orang dewasa.
Level terapan
"Berapa popok yang dibutuhkan selama bepergian 2 hari?"
"Berapa jumlah popok yang dibutuhkan selama 1 bulan"
"Berapa pembelian optimal 1 pack popok selama 1 bulan?" *selama periode promosi
Hehe.

Ada rencana untuk memakai popok kain juga. Namun masih banyak kendala dari kami dikarenakan kami sering bepergian ke luar kota.
Mungkin langkah selanjutnya, kita akan majukan jadwal Toilet Training untuk Qyara.
Semoga berhasil.

 
#Hari8
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs

KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Jumat, 06 April 2018

Hari 7 Matematika Ada Disekitar Kita

Alhamdulillah rumah dinas yang baru kami tempati ini fully furnished. Rumahnya bagus dan luas. Biasanya dapur ruang tamu 2 langkah sudah sampai ini 10 langkah besar baru sampai.

Dan yang menarik ada rak yang bagus. Rak itu menjadi partisi antara ruang TV dan ruang bermain anak. Raknya memiliki bentuk geometri yang tak biasa. Biasanya itu kan kotak, persegi panjang. Kalau ini bentuknya trapesium, jajargenjang, hexagon, atau double trapesium. Unik sekali.



Hayoo kalau mau tantangan pertanyaan matematika akan banyak disini.
Sepertinya nanti khusus ibu yang menjawabnya.
Mengenai geometri, biasanya pertanyaan yang muncul adalah panjang, lebar, tinggi, sudut, luas permukaan, dan volume.
Bakal jadi jilid tersendiri ya untuk pengajaran anak.

Level terapan
"Berapa volume bangun trapesium ini? Apa muat jika diisi oleh 3 boneka kakak?"
"Berapa tinggi hexagon ini? Apakah muat untuk buku  kakak yang paling tinggi? Muat sampai berapa buku?"
Namun dengan memperhatikan sekeliling kita. Kita menjadi paham mengenai bentuk-bentuk.




#Hari7
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Kamis, 05 April 2018

Hari 6 Matematika Ada Disekitar Kita

Qyara suka main boneka. Dia menyebut bonekanya "Baby".
Kenapa bisa bilang begitu? Karena boneka memang Baby Shark. Boneka dibeli di Bandung kemarin. Selain itu ada boneka tangan Anjing Seulgi yang di belikan Ayah saat bayi. Dan bantal leher kepik dari Ibu. Tiga boneka itu menemani kakak tidur.
Qyara juga bisa bilang "bobok" dan menepuk-nepuk bantal. Pertanda dia ingin tidur. Ya saya yang mengajarinya. Haha.

Jadilah perpaduan "Baby" "Bobok". Kata yang suka diucapkan Qyara.

Main dengan boneka, juga bisa mengenal konsep matematika.

Level dasar
"Kakak, seulgi ingin bobok sendiri. Ambil bantalnya yang kecil."
"Kakak, baby ingin bobok rame-rame dengan seulgi dan kepik. Ambil bantal yang mana kak? Oh ini ada bantal yang lebih besar. Kalau pakai bantal yang kecil tidak muat."


Kesimpulannya hari ini Qyara belajar besar dan kecil. Muat atau tidak muat.
Khusus mainan dengan si kecil. Belum ada level terapannya. Hahaha. Selamat bermain dengan si kecil.



#Hari6
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Rabu, 04 April 2018

Hari 5 Matematika Ada Disekitar Kita

Anak cantik suka sekali "bantu" Ibu di dapur. Ibu sampai kewalahan untuk cari mainan agar anteng sebentar. Hehe.
Kakak sudah pintar buka tutup pintu kulkas. Agar sedikit anteng, Ibu ambil saja buah-buah yang ada di kulkas. Ibu meminta Qyara untuk menaruhnya di piring saji buah. Sambil berhitung-hitung juga ya.


Level dasar
"Kakak ini buah apa saja?"
"Kakak berapa jumlah buah apel? Kalau pir? Bagaimana dengan jeruk?"
"Kakak jika ditotal ada berapa buah?"
"Di rumah ada Ayah, Ibu dan Kakak. Semua orang ingin makan buah ketiga jenis buah tersebut. Berarti berapa buah yang dimiliki masing-masing orang?"
"Apakah ada sisanya?"
"Manakah buah yang ringan? Apel, pir, atau jeruk?"
"Manakah buah yang memiliki warna orange lebih banyak?" *untuk buah-buah yang warnanya senada.
Dst.
Level terapan
"Kakak ingin memakan pir dengan potongan kecil dadu. Kira-kira buah pir harus dipotong jadi berapa? Jika Ayah ingin memakan pir dengan potongan lebih besar. Bagaimana cara memotong buah pir?"
"Jika satu salad memerlukan 3 macam buah. Sedangkan 1 buah beratnya 150 gram. Sedangkan tiap orang memakan sekitar 200gram salad buah. Dan membuat salad buah untuk 3 orang. Berapakah buah yang diperlukan?"
"Berapa kalorinya?"
Wah kalau urusan memasak dan menghitung kalori. Ibu melipir dulu mencari referensi.
Sedangkan anak sedang apa?
Anak cantik sedang menata buah dengan POLAnya sendiri.


#Hari5
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Selasa, 03 April 2018

Hari 4 Matematika Ada Disekitar Kita

Area menjahit ibu belum ditetapkan dimana. Jadiii barangnya masih dimana-mana. Ada aja yang bisa jadi objek mainan Qyara. Kali ini, Qyara main kerucut benang obras. Benangnya masih belum dipakai, jadi masih aman ada plastiknya. Kalau tidaaak.. ah..

Ibu punya benang obras ada 6. Benang memiliki 3 pasangan warna yang sama. Biru muda, putih dan krem. Qyara suka menumpuk jadi tinggi juga membongkarnya lagi.

Level dasar
"Kakak, berapa jumlah kerucut benang nya?"
"Kakak, ada berapa warna benang?"
"Berapa jumlah benang yang berwarna sama?"
"Kakak, satu benang tingginya berapa?"
"Jika ditumpuk 2, jadi berapa tingginya?"
Dan seterusnya.

Level terapan khusus Ibu
"Jika satu benang ini memiliki panjang x. Kemudian saat dipasang memerlukan 4 buah benang. Nah untuk mengobras pinggir kain sprei ukuran 180x200. Perlu berapa benang obras?"
Jawabannyaa yaa mari kita coba dulu hahaha..
Karena biasanya kalau di kehidupan nyata, toleransi kesalahan perlu diukur juga. Hahaha
Ngeles..

#Hari4
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs

KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Senin, 02 April 2018

Hari 3 Matematika Ada Disekitar Kita

Buku lagi buku lagi..
Ibu sedang mencari ide matematika selanjutnya eh tapi belum dapet. Juga sedang ditinggal dinas Ayahnya. Jadi kurang konsentrasi.
Akhirnya buka buku saja lagi.

Buku What sound is That? dari rabbit hole ternyata menyimpan makna.
Bersama Qyara berhitung berapa jumlah alat transportasi. Ternyataa. Jumlahnya sesuai urutan munculnya.
Pesawat dimunculkan pertama jumlah ada satu. Kapal selama muncul kedua jumlah ada dua. Urutan ketiga ada Sepeda, dan jumlah sepedapun ada tiga. Begitu seterusnya sampai bis yang muncul terakhir jumlahnya tujuh.




Dengan begitu Qyara memahami Urutan dan Pola.


Kali ini masih ada level dasar saja. Level terapan masih belum ada nih. Hehe. Mungkin lain waktu ya. See you again...


#Hari3
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs


KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Minggu, 01 April 2018

Hari 2 Matematika Ada Disekitar Kita

Hari libur panjang biasanya identik dengan bepergian menuju tempat liburan. Keluar kota atau destinasi luar negeri. Hmm aamiin moga bisa terwujud ya liburan seperti itu.
Tapi bagi keluarga kami, cukuplah dengan jalan ke mall dan belanja bulanan. Tanpa ada niatan khusus untuk leyeh-leyeh sejenak menikmati keindahan alam. Sepertinya belum diijinkan untuk santai dulu.
Liburan kali ini.

Saya dan suami sedang mencari barang keperluan rumah tangga di suatu mall dekat sungai Mahakam. Ya Big Mall namanya.
Kalau ke big mall sudah diniatkan untuk menghabiskan waktu setengah hari. Karena selalu ada saja yang membuat kami terhenti lama disitu. Hahaha
Dan mall ini besar, membuat saya cukup lelah mengejar dan menggendong Qyara yang sudah ingin lari kesana kemari.
Sampai suatu momen, saya dan suami ingin minum es dengan santai serta berbincang seperti layaknya pacaran dulu.
Tapi sekarang ya susah.
Qyara lari mendekati pagar dan menunjuk-nunjuk deretan kapal yang melewati sungai. Dari mall ini memang terlihat jelas sekali.
Mulai lah ide tentang matematika.
Suami paling suka diajak memberikan soal-soal matematika.
Yuk coba disimak.

Level Dasar
"Kakak, ada berapa banyak kapal yang ada di sungai?"
"Kakak, bisakah memilah mana kapal besar dan yang kecil?"
"Kakak, manakah yang lebih cepat lajunya? Kapal besar atau kecil?"
"Kira-kira kapal besar beratnya berapa ya?"

Level Terapan
"Kakak mengapa kapal besar tidak tenggalam di sungai?"
"Jika arus sungai deras, dari pelabuhan samarinda ke pelabuhan tenggarong. Berapa waktu yang dibutuhkan agar sampai kesana?"
Saya dan suami sampaaii debat sambil ingat-ingat hukum archimedes dan teori-teori fisika.



Apa yang dilakukan anak?
Tetap manjat pagar, teriak, menunjuk kapal lalu cengengesan kemudian kabur lagi.


#Hari2
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
KuliahBunsay
ILoveMath
MathAroundUs

Dear Anakku yang berumur 5 tahun!!!

Dear anakku Qyara.. anak tercantik yang paling dekat denganku saat ini.. Dia adalah orang yang paling memahami saya sekarang. Saya adalah or...