Kreatif di tiap tempat. Mungkin itu sudah menjadi ciri khas anak-anak ya. Bagaimana tidak? Mereka bisa memikirkan permainan yang seru untuk mereka lakukan. Qyara nih contohnya. Sudah lama kami tak ke pantai, setiap di sangatta kepengennya main ke teluk lombok, pantai terdekat kita. Berangkatlah kami kesana. Mumpung momennya pas. Kata orang gelombangnya sedang tinggi saat itu, banyak kutu airnya dan banyak cerita lainnya. Kami mengucap bismillah saja, semoga diberikan kemudahan dan kesenangan. Eh ternyata benar, cuacanya mendukung, gelombangnya tak begitu tinggi, pasir masih bisa kami jelajah dan sepi dari orang jadi terasa seperti pantai pribadi. Hehe.
Mainan apa yang sering dilakukan di pantai?
Menulis di pasir, standar, mengambil kerang, ya bisa jadi. Lalu Qyara sedang apa? Qyara suka berlari mengejar "ayam pantai" yang lewat. Hahaha kepikiran ndak??
Penduduknya memang banyak yang memelihara Ayam jadilah ia Ayam Pantai. Malah kemarin Ibu menemukan telur di pasir. Kejadian langka hahaha. Karena takut terinjak, ibu menaruhnya di bawah rumah kayu yang mirip gazebo. I
Qyara sedang apa? Qyara berlari menjauhi kami dan mencari botol-botol yang berserakan sampai dia tak mau kembali ke area dekat barang kami. Hahaha.
Alhamdulillah Qyara menikmati pantai sore di Teluk Lombok. Ayah bisa leluasa santai. Ibu juga mengumpulkan pasir. Rencana mau buat pasir kinetik untuk di samarinda. Moga berhasil. Hehehe.
Sekian dulu cerita pantai Qyara.
See you again teluk lombok
#hari2
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Tidak ada komentar:
Posting Komentar