Hari ini Ibu, Qyara, Tante Ning dan Varisha pergi ke pasar pagi. Ibu penasaran seperti apa pasar pagi itu karena barang disana murah meriah. Ibu juga ada keperluan untuk beli perlengkapan untuk crafting. Jadi berangkatlah kita. Lama di pasar akhirnya kami pulang istirahat di rumah. Para ibu leyeh-leyeh dulu, para anak yang sudah tertidur di mobil tetiba bangun setelah sampai rumah. Mainlah Qyara dan Varisha, apa aja dimainkan. Sampai saatnya Tante Ning harus menjemput Mbak Vania, anak pertamanya yang sekolah TK. Varisha tetap ingin main disini. Jadilah varisha di rumah saja. Ibu jadi latihan momong 2 anak. Hehe
Momong 2 anak dengan karakter beda, harus extra sabar ya. Kadang yang satu pelit mainan, yang satu suka nangis. Haha. Tapi ada bagusnya dilatih untuk mengendalikan diri agar jadi lebih baik lagi anaknya. Varisha dengan karakter "semua mainan milikku" , saya juga ekstra sabar. Saya coba rayu dia saat dia memegang 1 buku dan 1 pak pensil warna.
"Varisha, adek Qyara mau pinjam 1 pensil sama minta 1 kertas boleh ya, kan varisha punya lebih banyak pensil warna dan 1 buku, boleh ya.."
Qyarapun masih sabar menunggu acc dari varisha. Awalnya varisha menolak, tapi lama kelamaan satu kertas dan satu pensil bisa dibawa Qyara tanpa dia meminta kembali. Bagus.
Lalu berdua mereka menggambar bersama. Sepertinya mereka berbincang seru sekali. Kreativitas mereka terasah walau hanya sekedar corat coret.
Ya kreatif bukan hanya sekedar lukisan yang indah ya, pengucapan yang manis juga termasuk kreativitas. Ya semoga Qyara dan Ibu pinter dalam hal ini, terutama dalam merayu Ayah. Hahahaha.
#hari7
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Tidak ada komentar:
Posting Komentar